Aolohatr

Website Video Lucu Paling Update

Menu

Konsep Probabilitas – Aturan Tambahan & Aturan Penggandaan

0 Comments

Sebagian besar siswa mungkin bingung tentang di mana harus menggunakan aturan tambahan dan aturan perkalian dalam probabilitas. Artikel ini akan memberi Anda wawasan yang jelas tentang tempat untuk menambah dan mengalikan Probabilitas.

Seorang siswa memecahkan dua masalah berikut seperti di bawah ini:

Masalah: Seorang anak laki-laki diperbolehkan memilih nomor acak di antara angka-angka dari 1 hingga 999. Berapa probabilitas bahwa angka yang dipetik dapat dibagi oleh 3 atau 5, tetapi tidak keduanya?

Pertama, mari kita cari tahu berapa banyak angka yang dapat dibagi oleh 3. Ini sederhananya (999/3 = 333).

Jadi probabilitas jumlah yang diambil dibagi dengan 3 = 333/999 = 1/3

Kedua, Cari tahu berapa banyak angka yang dapat dibagi oleh 5. Cukup (999/5 = 199).

Jadi kemungkinan jumlah yang diambil dapat dibagi dengan 5 = 199/999

Probabilitas bahwa angka yang diambil dapat dibagi dengan 3 atau 5, tetapi tidak keduanya = 1/3 + 199/999 = 532/999. —————Prinsip tambahan

Masalah: Koin dan dadu dilemparkan secara bersamaan. Berapa probabilitas bahwa dia akan mendapatkan kepala & tiga secara bersamaan?

Probabilitas mendapatkan kepala = ½

Probabilitas mendapatkan tiga = 1/6

Probabilitas mendapatkan kepala dan tiga = 1/2 x 1/6 = 1/12 ————Prinsip Penggandaan.

Mari kita tahu mengapa dia menggunakan prinsip tambahan dalam masalah pertama dan prinsip penggandaan dalam masalah ke-2?

Pendekatannya tergantung pada jenis hubungan peristiwa:

Hubungan Acara ———————— Prinsip yang akan digunakan

Peristiwa Saling Eksklusif ———————- Prinsip tambahan

Acara Independen —————————- Perkalian Prinsip

Saling Eksklusif: Katakanlah A & B adalah dua peristiwa dan mereka dikatakan saling eksklusif jika B tidak terjadi ketika A terjadi dan sebaliknya.

Acara Independen: Katakanlah A & B adalah dua peristiwa dan mereka dikatakan independen jika hasil dari suatu peristiwa A tidak mempengaruhi hasil dari acara B dan sebaliknya.

Karena masalah pertama adalah kasus dari peristiwa-peristiwa yang saling eksklusif yaitu Angka yang dia pilih dapat dibagi dengan 3 atau 5 tetapi tidak keduanya, dia menggunakan prinsip tambahan.

Karena masalah kedua adalah kasus peristiwa independen yaitu lemparan dadu dan lemparan koin adalah peristiwa yang independen satu sama lain, ia menggunakan prinsip penggandaan.

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *